13.2.09
sejenak bersama noise.....
adslajlfdjsfsdfiejrrjfeojogwgjreojgijojoeirjogjoejro
kokasodsajdiJIDJDSF,D.F,.DS,.F,.DS,.,/,/,/,/,/,/,FF
AISFJIJWEIFJEWJJDSBCVHDB834748738789943DJIJIW
SJSBCHBDJCBjbjbjbjbjbjbjbjhUHUAHUHSWGGDEWCJCJNn
popop quwheuhw dh uwqhidhbhsbchbcznmbzmbcmbz
sijI huhudjbcksalhoquewhucdbcbcsalc
jisajdioqp qi ojdi
xhsuahIHIAHDWUHCBHASBHBXCjkbhsbyuiw
dsaidhuhwq jbchwbk gyweuw eyuiw g yyewqg ew
dheuioq hiehfuioqh fhbdhjsahudweio hubdhcbhdbsjbdhd
ddshbcyu qgyuweyq y wyuq ioyu yeuwiqo ewyd
kokasodsajdiJIDJDSF,D.F,.DS,.F,.DS,.,/,/,/,/,/,/,FF
AISFJIJWEIFJEWJJDSBCVHDB834748738789943DJIJIW
SJSBCHBDJCBjbjbjbjbjbjbjbjhUHUAHUHSWGGDEWCJCJNn
popop quwheuhw dh uwqhidhbhsbchbcznmbzmbcmbz
sijI huhudjbcksalhoquewhucdbcbcsalc
jisajdioqp qi ojdi
xhsuahIHIAHDWUHCBHASBHBXCjkbhsbyuiw
dsaidhuhwq jbchwbk gyweuw eyuiw g yyewqg ew
dheuioq hiehfuioqh fhbdhjsahudweio hubdhcbhdbsjbdhd
ddshbcyu qgyuweyq y wyuq ioyu yeuwiqo ewyd
hantu timun
semerbak bau amis dari dinding dinding bisu kau tahu
menciumi sang gerimis yang entah datang dari mana
menjelma tuk sementara
hitam sembilu menaruh malu
hey..lihat !!
menara gading indah tak terkira
jangan...jangan...kau ku sua
tajam kau hujam mata menyentuhnya
dan kau tersilap kabut asap merah menyala
oh alangkah indahnya
hina kau hujam aku
mengetuk dinding bola mataku
tak berguna isi kepala
menghantar dendam menjadi gendam
jauh mengayuh menempuh pilu
seribu satu ayu memeluk aku
pergi...pergi kataku
namun kau diam
lalu pergi entah kemana
meninggalkan luka terselubung rasa..asa..dusta kau kukira
dan.......
semerbak bau amis dari dinding dinding bisu kau tahu
menciumi sang gerimis yang entah datang dari mana
menjelma tuk sementara
hitam sembilu menaruh malu
hey..lihat !!
menara gading indah tak terkira
jangan...jangan...kau ku sua
tajam kau hujam mata menyentuhnya
dan kau tersilap kabut asap merah menyala
oh alangkah indahnya
hina kau hujam aku
mengetuk dinding bola mataku
tak berguna isi kepala
menghantar dendam menjadi gendam
jauh mengayuh menempuh pilu
seribu satu ayu memeluk aku
pergi...pergi kataku
namun kau diam
lalu pergi entah kemana
meninggalkan luka terselubung rasa..asa..dusta kau kukira
dan.......
semerbak bau amis dari dinding dinding bisu kau tahu
12.2.09
MUSIC = LIVE
dentum berdentummenyembul
hulu hilir mengalir mengaduk rasa
menyentuh dahaga jiwa entah kemana
kring..kring bunyi telepon tak jua kau angkat
menaruh harapan pada tua renta tinggal matinya saja
hunus tubuh meracau kacau
menari nari haram haram katanya
ah...ku tak jua jera
bajinguk terlena biarkan saja
henti hentikan kau kutanya
dan kutahu kau masih terlena
mencibir duka menghasut jingga
namun ku suka
10.2.09
sapa saya bejana berlipat tiga
menjadi baru sempurna indah tiada duanya
meraih bintang luar biasa
alangkah bodohnya jadi semangka
hijau bulat sungguh biasa
durian lebih ber irama
kurasa...
menjadi perkasa
takjub di mata
semua berbicara
memuja
kurasa...
aku kehabisan kata kata
meraih bintang luar biasa
alangkah bodohnya jadi semangka
hijau bulat sungguh biasa
durian lebih ber irama
kurasa...
menjadi perkasa
takjub di mata
semua berbicara
memuja
kurasa...
aku kehabisan kata kata
hajar saja bulan (vol 2 meracau version)
seperempat lingkaran penuh menderita buta jarak
mana kanan mana kiri
sebenarnya yang terjadi adalah aku tinggal dimanapun aku kemari
menuju puncak asmara
hitam bukan putih....itu jelas !! dasar tuna rungu
kata semut kita belum merdeka
apa guna sabun jika tidak dimakan
tolong geser ke atas seprei itu orang asing
remah remah roti itu benar benar menghantuiku
kau bilang gajah itu unggas kemarin lusa
hajar saja jika menurut
memang ganteng wanita itu di mata apa
coba dengar sentuhan almari itu
semak semak memang punya anak dua ternyata
bahaya menjemput impian setiap bubur kacang ijo
los angels memang ibu kota cilacap
beruntung burung bisa berenang
aku jadi teringat boneka tangga milik tetangga sebelah benua
fotocopy saja minyak goreng itu
lebih baik menjawab dari pada lupa pulang
dimana panas dimana dingin....mereka berteman sekarang
menahan nafsu dengan berlindung
nafas nafas bernafaslah kacamata
hilang ingatan rupanya kencan pertama
ah.....
kulukai semua bendera
mana kanan mana kiri
sebenarnya yang terjadi adalah aku tinggal dimanapun aku kemari
menuju puncak asmara
hitam bukan putih....itu jelas !! dasar tuna rungu
kata semut kita belum merdeka
apa guna sabun jika tidak dimakan
tolong geser ke atas seprei itu orang asing
remah remah roti itu benar benar menghantuiku
kau bilang gajah itu unggas kemarin lusa
hajar saja jika menurut
memang ganteng wanita itu di mata apa
coba dengar sentuhan almari itu
semak semak memang punya anak dua ternyata
bahaya menjemput impian setiap bubur kacang ijo
los angels memang ibu kota cilacap
beruntung burung bisa berenang
aku jadi teringat boneka tangga milik tetangga sebelah benua
fotocopy saja minyak goreng itu
lebih baik menjawab dari pada lupa pulang
dimana panas dimana dingin....mereka berteman sekarang
menahan nafsu dengan berlindung
nafas nafas bernafaslah kacamata
hilang ingatan rupanya kencan pertama
ah.....
kulukai semua bendera
Langganan:
Postingan (Atom)


